Home > Articles

KONTEN MARKETING MINIM PENGARUH PADA BISNIS ONLINE-MU? JANGAN-JANGAN KAMU MELAKUKAN KESALAHAN INI!



Masih banyak kesalahan treatment konten marketing yang kerap terjadi dan cenderung berulang dilakukan oleh para pebisnis online. Padahal, sebuah konten marketing bisa mencerminkan kualitas brand tersebut

Pembuatan konten marketing adalah salah satu hal paling fundamental dalam dunia bisnis online. Apalagi bagi kamu yang tengah menjalankan bisnis online via Instagram, memerhatikan konten marketing telah menjadi salah satu syarat wajib.

Masih banyak kesalahan treatment konten marketing yang kerap terjadi dan cenderung berulang dilakukan oleh para pebisnis online. Padahal, sebuah konten marketing bisa mencerminkan kualitas brand tersebut.

Ini dia beberapa kesalahan yang selalu terjadi dalam hal konten marketing suatu brand atau bisnis online:

Reuseable content

Bisa dibilang saat ini masih banyak brand atau bisnis online yang membiarkan konten marketingnya ‘hilang’ begitu saja. Maksudnya, ketika telah berhasil menciptakan satu konten marketing, contohnya postingan blog, maka konten tersebut hanya akan dibiarkan begitu saja. Anggap saja sebagai bahan untuk mengisi website, tidak punya tujuan yang lebih panjang daripada itu.

Padahal, postingan blog adalah salah satu konten yang sangat reuseable. Di kemudian hari, kamu bisa kembali membuat konten yang ada dalam postingan blog tersebut dengan cara yang lain, misalnya adalah infografik atau video.

Kamu akan mendapatkan manfaat yang cukup banyak ketika berhasil memanfaatkan reuseable konten marketing. Pertama, kamu bisa memperingan pekerjaanmu karena tidak harus memikirkan ide konten marketing dari nol. Kedua, kamu bisa kembali mendatangkan traffic ke konten marketing awalmu karena postingan baru tersebut.

User generated content

Brand atau suatu bisnis online juga saat ini masih sedikit yang memperhatikan user generated content (UGC). Sederhananya, UGC adalah sebuah konten marketing yang datang dari konsumer (gratis).

User generated content yang sangat mudah ditemukan saat ini biasanya adalah foto dan review di media sosial (blog, Instagram, dan Youtube). Padahal, ketika suatu brand bisa memberikan perhatian khusus pada UGC ini, mereka (brand) justru akan mendapat peningkatan kepercayaan dari target konsumen lain.

Misalnya, kamu menjual tas kulit. Lalu, ada pengguna Instagram yang meng-upload fotonya sambil menggunakan tas kulit yang kamu jual sambil men-tag dan mention brand-mu. Nah, kamu jangan terlalu cuek, ya! Secara tidak langsung mereka mempromosikan brand-mu loh! Walaupun memang tidak jarang juga pengguna yang menaruh review atau caption yang berkaitan dengan brand-mu.

Kamu harus bisa memanfaatkan ini sebagai bentuk testimoni atau konten marketing gratis. Apabila tidak mau ‘merusak’ feeds media sosialmu, maka masukan saja foto tersebut ke Instagram Story. Selain akan berdampak pada konsumen (karena merasa dihargai), hal tersebut juga bisa membuat orang lebih yakin dan percaya pada brand-mu.

Reviewing performance

Ketika suatu konten marketing telah di-posting, banyak brand yang justru membiarkannya begitu saja. Para pembuat konten terlalu fokus pada proses pembuatan konten marketing. Ada satu hal yang mereka lupakan: review konten yang telah di-posting.

Mengapa sebuah konten marketing perlu di-review? Kamu akan tahu konten marketing mana yang punya performa baik dan buruk ketika melakukan review. Hal ini bisa jadi jawaban ketika kamu bertanya, “kok traffic ke Instagram atau website saya jelek, ya?”. Dengan melakukan review konten, maka kamu bisa melihat apakah konten marketing yang di-posting sudah bisa meng-engage target audiens atau belum. Jangan sampai kamu fokus pada proses produksi konten marketing yang sebenarnya tidak efektif.

Ketika kamu mem-posting konten marketing di Instagram, kamu bisa dengan mudah melakukan review. Ada fitur view insight yang bisa menunjukkan jumlah profile visit, reach, follows, save, komentar, hingga like. Tingkat keefektifan konten marketingmu bisa dilihat dalam fitur tersebut.

Itulah tiga kesalahan yang kerap terjadi pada beberapa bisnis online untuk masalah konten marketing. Mulai sekarang, yuk ubah kebiasaan-kebiasaan tersebut agar kamu bisa punya performa konten marketing yang lebih maksimal!

Related


BRING ME HOME: USAHA PENGHENTIAN PEMBOROSAN MAKANAN

Industri makanan di Indonesia begitu menjamur, pasti akan ada banyak resto yang siap menjadi mitra dan menjual makanan – yang hampir terbuang karena alasan kesegaran – dengan harga miring.


EMPAT TIPS MEMBANGUN CUSTOMER SERVICE UNTUK DONGKRAK PENJUALAN

Ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan agar social media customer service brand-mu dapat memberi pelayanan yang baik


TIGA APLIKASI SIAGA BANJIR: MELEK INFORMASI BENCANA SEJAK DINI

Pada tulisan ini, kami akan memberi informasi terkait tiga aplikasi yang dapat kamu gunakan untuk memantau dan menghindari banjir sepanjang cuaca ekstrem ini. Yuk simak!


FITUR LANGGANAN FORE COFFEE: EMANGNYA KORAN PAKE LANGGANAN?

Salah satu bisnis kopi yang cukup mencuri perhatian adalah Fore Coffee. Walaupun telah berdiri sejak 2018 lalu, tapi sepak terjangnya selama 2019 harus diacungi jempol!


INI DIA LANGKAH MUDAH MENDAPAT GELAR ‘VERIFIED ACCOUNT’ DI INSTAGRAM

Kamu bisa mengajukan peninjauan akun kepada pihak Instagram agar akunmu bisa verified.


GOOGLE LUNCURKAN APLIKASI KORMO: PLATFORM PENCARIAN KERJA KHUSUS FRESH GRADUATE

Pertama kali diluncurkan di Bangladesh, kini aplikasi pencarian kerja tersebut sudah mampir ke Indonesia. Selamat datang, Kormo!