Home > Articles

PESAN SUBLIMINAL DI BALIK KERJA SAMA MCD DAN BURGER KING



McD dan Burger King bekerja sama dalam penyelenggaraan kampanye untuk anak-anak penderita kanker

Biasanya, kita selalu menyaksikan ‘pertikaian’ antara McDonald’s dengan Burger King. Namun, kini kamu bisa menyaksikan satu hal yang berbeda, McD dan Burger King bekerja sama dalam penyelenggaraan kampanye untuk anak-anak penderita kanker.

Selama satu hari penuh, Burger King tidak menjual burger Whooper (yang mana tengah menjadi salah satu produk andalannya). Bagi saya, saat itu Burger King mencoba ‘beri kesempatan’ pada McDonald’s agar bisa mendapat penjualan burger Big Mac lebih banyak.

Hasil dari aksi ini sangat luar biasa! A day without whooper berhasil mencatatkan keuntungan untuk McDonald’s, mereka (McD) berhasil menjual lebih dari 70 ribu Big Mac dibandingkan charity pada 2018.

Agenda ini tidak hanya dilihat sebagai ‘kebaikan’ semata. Saya melihat ada nilai lain yang ingin dibawa dan ditegaskan oleh pihak Burger King. Walaupun kenaikan lebih dari 70 ribu Big Mac ini belum tentu benar-benar dipengaruhi oleh Burger King, tapi kenaikan ini sudah menunjukkan power dan pengaruh dari Burger King pada McD.

Ada banyak pesan subliminal yang muncul ketika agenda ini muncul. Pertama, ya sudah pasti saya melihat superioritas Burger King dalam hal penjualan burger. Buktinya, dengan berhentinya penjualan burger di Burger King, ternyata ada pengaruh cukup besar pada penjualan burger di McDonald’s.

Kedua, saya justru tidak melihat pesan ‘kerja sama untuk membahagiakan anak-anak kanker’, tapi lebih ke arah, “yaudah kita gak jualan deh, biar sumbanganmu lebih besar”. Agenda ini juga secara tidak langsung benar-benar memberikan pesan bahwa Burger King memang jauh lebih banyak diminati dibandingkan dengan burger ala McDonald’s.

Sebenarnya, Burger King bisa saja tidak berhenti menjual burger Whooper. Burger King tinggal berjualan normal dan membagikan penghasilan penjualan Whooper untuk membantu anak-anak kanker (bersama McDonald’s). Namun, mengapa hal ini tidak dilakukan?

Nampaknya Burger King sudah bisa melihat dengan sangat jelas ketika ia hanya melakukan strategi di atas (tetap menjual Whooper), maka ia tidak akan mendapat exposure sebesar ini. Ia hanya akan terlihat melakukan CSR biasa. Beda dengan agenda yang ia lakukan saat ini, begitu banyak pesan subliminal di dalamnya.

Ehm, ini belum tentu benar sih analisisnya. Tapi, bagaimanapun itu, Burger King kamu keren banget!

Related


BRING ME HOME: USAHA PENGHENTIAN PEMBOROSAN MAKANAN

Industri makanan di Indonesia begitu menjamur, pasti akan ada banyak resto yang siap menjadi mitra dan menjual makanan – yang hampir terbuang karena alasan kesegaran – dengan harga miring.


EMPAT TIPS MEMBANGUN CUSTOMER SERVICE UNTUK DONGKRAK PENJUALAN

Ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan agar social media customer service brand-mu dapat memberi pelayanan yang baik


TIGA APLIKASI SIAGA BANJIR: MELEK INFORMASI BENCANA SEJAK DINI

Pada tulisan ini, kami akan memberi informasi terkait tiga aplikasi yang dapat kamu gunakan untuk memantau dan menghindari banjir sepanjang cuaca ekstrem ini. Yuk simak!


FITUR LANGGANAN FORE COFFEE: EMANGNYA KORAN PAKE LANGGANAN?

Salah satu bisnis kopi yang cukup mencuri perhatian adalah Fore Coffee. Walaupun telah berdiri sejak 2018 lalu, tapi sepak terjangnya selama 2019 harus diacungi jempol!


INI DIA LANGKAH MUDAH MENDAPAT GELAR ‘VERIFIED ACCOUNT’ DI INSTAGRAM

Kamu bisa mengajukan peninjauan akun kepada pihak Instagram agar akunmu bisa verified.


GOOGLE LUNCURKAN APLIKASI KORMO: PLATFORM PENCARIAN KERJA KHUSUS FRESH GRADUATE

Pertama kali diluncurkan di Bangladesh, kini aplikasi pencarian kerja tersebut sudah mampir ke Indonesia. Selamat datang, Kormo!