Home > Articles

INGIN PASANG IKLAN DI APLIKASI TIKTOK? INI DIA TIGA JENIS IKLAN YANG BISA KAMU GUNAKAN



Beberapa bulan lalu TokTok telah memunculkan versi beta untuk platform iklan di aplikasinya

Aplikasi video pendek asal China, TikTok, memang tengah menjadi salah satu aplikasi favorit generasi millennial dan generasi Z. Karena pertumbuhan penggunanya begitu cepat, ada banyak brand dan marketer menantikan platform iklan di aplikasi tersebut.

Bagaimana tidak, TikTok telah menghadirkan banyak ‘selebritis’ baru. Sama halnya dengan Instagram yang berhasil memunculkan nama ‘Selebgram’, TikTok juga melahirkan sejumlah kreator andal yang diberi julukan ‘TikTokers’.

Keinginan para marketer ini nampaknya tidak bertepuk sebelah tangan, beberapa bulan lalu TokTok telah memunculkan versi beta untuk platform iklan di aplikasinya. Walaupun masih dalam tahap pengembangan, pihak TikTok meyakini bahwa penyisipan platform beriklan akan berhasil.

Ada beberapa jenis atau teknik beriklan yang ada dalam aplikasi TikTok yang perlu para marketers ketahui terlebih dahulu di versi beta-nya:

Biddable Ads

Beberapa media sosial memang memiliki proses beriklan tipe Biddable Ads ini. Dalam Biddable Ads, seorang marketer bisa men-set-up formula iklan dan menjalankannya sendiri. Pada versi beta yang diluncurkan pada April 2019 lalu, marketers ternyata belum benar-benar bisa mengatur semuanya sendiri. Namun, masih harus melibatkan pihak TikTok dalam prosesnya.

Sama dengan media sosial lainnya, TikTok juga menyiapkan 3 model iklan: CPC (Cost Per Click), CPM (Cost Per Mille), dan CPV (Cost Per View – 6 seconds). CPC adalah sebuah bentuk kerja sama periklanan di mana pengiklan harus membayar tiap klik pada iklan yang dipasangkan. Misalnya, dalam satu hari ada 1000 klik pada satu video TikTok, oleh karena itu pengiklan harus membayar 1000 klik tersebut.

Berbeda dengan CPM, di mana pengiklan akan membayar iklan per seribu tayangan iklan pada penonton. Misalnya, kamu membayar 1 juta CPM. Itu artinya kamu harus membayar 1 juta untuk 1000 kali iklan ditayangkan. Cost per View (CPV) memilki konsep hampir mirip dengan CPC di mana pengiklan harus membayar per view iklan yang telah dipasang.

Dalam pemasangan Biddable Ads ini, TikTok juga tidak memberikan minimum spend requirement. Namun, pihak TikTok tetap menyarankan para marketers untuk menaruh investasi dalam jumlah besar agar hasil dapat lebih maksimal.

Hashtag Challenge

Iklan tipe ini melibatkan user generated content. Pihak TikTok akan mengajak para TikTokers terkenal untuk berpartisipasi dalam challenge ini sehingga bisa menyebar luas. Cara ini sebetulnya sama dengan influencer marketing, tapi yang melakukan pendekatan dengan para TikTokers adalah pihak TikTok.

Branded Lenses

Tipe iklan ini tentu memiliki tingkat engagement yang tinggi, sama halnya dengan hashtag challenge. Branded Lenses ini memiliki cara atau konsep yang sama dengan AR Lenses dari Snapchat dan Instagram.

TikTok akan menciptakan face filters, 3D objects, dan hal visual lainnya yang bisa digunakan oleh penggunanya. Filter ini nanti akan dibuat khusus untuk brand yang memasang Branded Lenses dalam kurun waktu tertentu.

Pada Juni 2019, TikTok telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif perbulannya. Oleh karena itu, para marketers memang benar-benar menyadari bahwa TikTok adalah sebuah ladang yang subur untuk menghasilkan uang dari beriklan. Jadi, sudah siap beriklan di aplikasi TikTok?

Related


THREAD TWITTER KKN DESA PENARI VIRAL? KAMU JUGA BISA BUAT UNTUK BISNIS ONLINE-MU!

Nampaknya membuat twit berseri atau sering dinamakan dengan threads tengah menjadi tren, terutama di Indonesia.


MENJADI EKSKLUSIF DALAM MENJALANI BISNIS ALA @MILINGE_LEATHER

Brand @milinge_leather memproduksi tas kulit yang diukir dengan motif khas budaya Indonesia, khususnya Jawa.


INI DIA TIGA APLIKASI EDITING VIDEO DI HANDPHONE YANG BISA BAWA KAMU JADI KONTEN KREATOR KEREN!

Untuk menciptakan sebuah video dengan kualitas baik, tentu kamu perlu ‘tools’ yang dapat mendukung proses pembuatannya.


KAMPANYE SELF-LOVE ALA @BIGISSIMO.ID YANG BERHASIL BAWA PEREMPUAN ‘XL’ LEBIH PERCAYA DIRI

Isu-isu sosial atau lingkungan bisa jadi merupakan salah satu inspirasi bisnis paling ‘mujarab’ agar mudah dikenal orang lain, terutama target audiensmu


MENTOK SAAT BIKIN VISUAL MARKETING INSTAGRAM? COBA EMPAT KONTEN INI!

Ada empat ide untuk konten visual marketing yang bisa kamu gunakan untuk keperluan konten marketing-mu di Instagram


MENJADI SEORANG KONTEN KREATOR: TEKANAN PRODUKSI HINGGA MULUT NETIZEN

Menjadi populer di media sosial memang tengah menjadi mimpi banyak orang di era digital ini. Bukan hanya menjadi ladang bersosialisasi, kini media sosial telah meng-iming-imingi penggunanya dengan uang dan popularitas