Home > Articles

KAMPANYE SELF-LOVE ALA @BIGISSIMO.ID YANG BERHASIL BAWA PEREMPUAN ‘XL’ LEBIH PERCAYA DIRI



Isu-isu sosial atau lingkungan bisa jadi merupakan salah satu inspirasi bisnis paling ‘mujarab’ agar mudah dikenal orang lain, terutama target audiensmu

Isu-isu sosial atau lingkungan bisa jadi merupakan salah satu inspirasi bisnis paling ‘mujarab’ agar mudah dikenal orang lain, terutama target audiensmu. Beberapa waktu lalu juga saya pernah menulis artikel tentang salah satu brand makanan ringan bernama Overdooze with love yang berangkat dari isu lingkungan, yaitu kerusakan hutan dan kepunahan hewan langka.

Setelah itu juga telah hadir sebuah bisnis jam tangan @grootwatch yang berangkat dari kepedulian sang owner terhadap limbah tulang dan tanduk hewan. Hal-hal seperti ini justru bisa menjadi jalan yang sangat efektif agar inovasi bisnis kita bisa mudah dikenal dan diterima oleh masyarakat.

Saat ini telah hadir lagi sebuah bisnis online atau brand yang muncul atas dasar kepeduliannya pada isu sosial, yaitu @bigissimo.id. Berbekal tagline Empower You: Outside and Within, @bigissimo.id ingin mengangkat rasa percaya diri pada perempuan dengan ukuran tubuh di atas rata-rata.

Melalui brand ini, @bigissimo.id juga ingin menunjukkan bahwa kecantikan perempuan itu tidak hanya didasari oleh tubuh yang langsing. @bigissimo.id menyediakan berbagai jenis pakaian dengan ukuran big size yang mana dapat memfasilitasi perempuan-perempuan dengan ukuran tubuh di atas rata-rata.

Selama ini, kasus body shaming pada perempuan ‘gemuk’ memang kerap terjadi. Bahkan mulai banyak bermunculan perempuan yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya sendiri. Lebih jauh daripada itu, perempuan dengan ukuran tubuh besar juga kerap kesulitan mendapat ukuran baju yang pas dan sesuai.

Oleh karena itu, @bigissimo.id hadir. Mereka ingin mempermudah perempuan yang punya ukuran tubuh besar dalam mencari pakaian modis dan stylish. Kampanye self love juga terus digaungkan agar perempuan-perempuan dengan self esteem rendah bisa perlahan lebih percaya diri.

Tidak sedikit perempuan merasa terbantu dengan kehadiran @bigissimo.id ini. Mereka (terutama perempuan dengan ukuran tubuh besar) jadi merasa terfasilitasi. Cara ini benar-benar efektif untuk membawa @bigissimo.id semakin dikenal, kenapa? Kesulitan mencari pakaian yang sesuai serta menurunnya tingkat kepercayaan diri perempuan berbadan gemuk tidak hanya dialami oleh satu atau dua orang saja!

Ibaratnya, @bigissimo.id hadir dengan dua keistimewaan sekaligus. Pertama, mereka menjadi fasilitator atau ruang untuk perempuan dengan ukuran tubuh besar untuk bisa berekspresi dan mudah mencari pakaian stylish, tapi berukuran besar. Kedua, dengan kampanye self love juga bisa membatu banyak perempuan semakin percaya diri dengan dirinya sendiri.

Ketika @bigissimo.id sudah berhasil membawa isu sosial ke dalam produk dan menjadi inovasi baru, kamu kapan? Sudah siapkah untuk terus mencari ide baru untuk bisnismu? Mulai dari sekarang, yuk!

Related


INGIN PASANG IKLAN DI APLIKASI TIKTOK? INI DIA TIGA JENIS IKLAN YANG BISA KAMU GUNAKAN

Beberapa bulan lalu TokTok telah memunculkan versi beta untuk platform iklan di aplikasinya


THREAD TWITTER KKN DESA PENARI VIRAL? KAMU JUGA BISA BUAT UNTUK BISNIS ONLINE-MU!

Nampaknya membuat twit berseri atau sering dinamakan dengan threads tengah menjadi tren, terutama di Indonesia.


MENJADI EKSKLUSIF DALAM MENJALANI BISNIS ALA @MILINGE_LEATHER

Brand @milinge_leather memproduksi tas kulit yang diukir dengan motif khas budaya Indonesia, khususnya Jawa.


INI DIA TIGA APLIKASI EDITING VIDEO DI HANDPHONE YANG BISA BAWA KAMU JADI KONTEN KREATOR KEREN!

Untuk menciptakan sebuah video dengan kualitas baik, tentu kamu perlu ‘tools’ yang dapat mendukung proses pembuatannya.


MENTOK SAAT BIKIN VISUAL MARKETING INSTAGRAM? COBA EMPAT KONTEN INI!

Ada empat ide untuk konten visual marketing yang bisa kamu gunakan untuk keperluan konten marketing-mu di Instagram


MENJADI SEORANG KONTEN KREATOR: TEKANAN PRODUKSI HINGGA MULUT NETIZEN

Menjadi populer di media sosial memang tengah menjadi mimpi banyak orang di era digital ini. Bukan hanya menjadi ladang bersosialisasi, kini media sosial telah meng-iming-imingi penggunanya dengan uang dan popularitas