Home > Articles

MINUTIAE: APLIKASI UNTUK BERBAGI KEHIDUPAN NORMAL

Case Study #6



Kamu mungkin belum pernah menemukan media sosial khusus untuk membagikan keseharian yang membosankan, kan? Walaupun terdengar aneh, Anti Medsos benar-benar ada, loh!

Kamu mungkin belum pernah menemukan media sosial khusus untuk membagikan keseharian yang membosankan, kan? Walaupun terdengar aneh, Anti Medsos benar-benar ada, loh! Nama aplikasinya adalah Minutiae, pengembangnya memang secara sengaja menciptakan platform ini untuk mengunggah foto kehidupan yang membosankan.

Seorang seniman bernama Daniel J. Wilson dan Martin Adolfsson sama-sama ingin memberika ruang bagi mereka yang tidak terobsesi memiliki atau menciptakan pribadi ganda lewat media sosial. Minutiae dibuat agar orang bisa mengunggah momen membosankan yang terus berulang di masyarakat.

Uniknya, dalam aplikasi Minutiae ini kita bisa berbagi foto secara anonim. Berbeda dengan Instagram atau Pinterest yang mana penggunanya bisa ‘membangun karakter’ di media sosial itu. Bahkan, melalui media sosial seperti Instagram atau Pinterest, kamu bisa jadi pribadi lain hanya untuk menarik atensi.

Wilson dan Adolfsson berharap tidak ada lagi orang yang berpura-pura di dunia digital. Mereka menginginkan akan ada semakin banyak orang yang jujur dan menjadi dirinya sendiri. Lalu, bagaimana Minutiae ini bekerja?

Satu hari sekali semua pengguna akan menerima sinyal untuk mengambil foto secara serentak dari aplikasi Minutiae. Tanpa memperdulikan zona waktu yang berbeda, semua pengguna harus mengambil foto, pengguna akan dipasangkan dengan pengguna lain yang juga baru mengambil foto.

Mereka akan diberikan waktu 60 detik untuk sama-sama melihat timeline pengguna yang dipasangkan tersebut. Setelah 60 detik berlalu, aplikasi ini akan mati dengan sendirinya. Pengguna harus menunggu sinyal berikutnya untuk bisa mengoprasikan aplikasi Minutiae ini.

Selain bersifat anonim, aplikasi Minutiae juga tidak menyediakan fitur follow antar pengguna. Konsep ingin membebaskan pengguna dari kecanduan media sosial, aplikasi Minutiae ini benar-benar membatasi penggunaanya – satu menit dalam satu hari.

Bahkan Adolfsson mengatakan bahwa aplikasi Minutiae ini diciptakan untuk ‘mendokumentasikan kehidupan normal’. Bagi Adolsson dan Wilson, aplikasi ini juga bisa memberikan gambaran sekilas kehidupan nyata dari seseorang tanpa bisa ‘dibuat-buat’ hanya untuk menarik perhatian.

Aplikasi ini bisa jadi tamparan yang serius. Di era digital yang semakin naik daun, ada banyak orang yang terobsesi dengan popularitas sehingga mereka tidak bisa jadi dirinya sendiri. Kalau kamu bagaimana, Getters? Tertarik untuk jadi bagian dari aplikasi Minutiae ini?

Related


MENJADI SEORANG KONTEN KREATOR: TEKANAN PRODUKSI HINGGA MULUT NETIZEN

Menjadi populer di media sosial memang tengah menjadi mimpi banyak orang di era digital ini. Bukan hanya menjadi ladang bersosialisasi, kini media sosial telah meng-iming-imingi penggunanya dengan uang dan popularitas


PERSONALIZED MARKETING: SENTUHAN PERSONAL UNTUK MENARIK PERHATIAN KONSUMEN

Salah satunya adalah strategi marketing yang diterapkan oleh suatu brand, konsumer jauh lebih menyukai upaya marketing yang lebih personal atau biasa disebut personalized marketing


HILANGNYA LIKE INSTAGRAM: POSITIF ATAU NEGATIF?

Pada Mei lalu, Instagram melakukan uji coba untuk menyembunyikan fitur like pada tiap konten yang ada di suatu aku, baik itu foto mau pun video


CARA BARU MENDEKATI GENERASI MILLENIAL DAN Z

Sebagai dua generasi yang sedang mendominasi, Generasi Millenial dan Generasi Z tentu tengah menjadi sasaran atau target konsumer dari para brand


FUNGSI MASKOT YANG BISA MAKSIMALKAN PROSES BRANDING

Selain membuat logo, saat ini ada beberapa brand yang masih menggunakan maskot sebagai salah satu upaya menciptakan branding yang lengkap


ACARAKI JAMU: INOVASI ‘PROSES’ MENIKMATI SECANGKIR JAMU

Salah satu contoh bisnis yang lahir dari sebuah inovasi adalah kedai Jamu @acaraki.jamu. Founder dari @Acaraki.jamu, Jony Yuwono, menocba untuk menginovasikan ‘proses’ menikmati jamu. Baginya, membuat jamu jadi lebih terkenal adalah cita-cita