Home > News

Pelaku IKM: Pelatihan yang diberikan Oleh GeTI Luar Biasa dan Segar



Executive Director PT GeTI, Amalia Prabowo, turut menjadi fasilitator dalam acara tersebut. Baginya, masuk ke ranah e-commerce bukanlah sebuah pilihan bagi para IKM untuk jadi lebih maju di era digital ini.

Depok, 10 April 2019 – Global Entrepreneur and Talent Incubator (GeTI) menurunkan sejumlah fasilitatornya untuk mendampingi para IKM Kota Depok dalam pelatihan e-commerce pada 10-12 April lalu. Diikuti oleh lebih dari 20 IKM, acara Pelatihan e-commerce untuk IKM digelar di Fave Hotel Depok, Depok, Jawa Barat.

Executive Director PT GeTI, Amalia Prabowo, turut menjadi fasilitator dalam acara tersebut. Baginya, masuk ke ranah e-commerce bukanlah sebuah pilihan bagi para IKM untuk jadi lebih maju di era digital ini.

Bagi Amalia, hal paling fundamental yang harus dimiliki oleh pelaku IKM sebelum masuk ke e-commerce adalah dengan mengubah pola pikir. Para pelaku IKM harus mulai berpikir lebih jauh dan global, mengingat pasar digital begitu luas.

“Melalui acara ini saya ingin membuka pikiran dan mengubah paradigma pelaku IKM Indonesia. Jangan hanya membatasi diri dengan pasar lokal, karena produk kita bisa dijual tidak hanya sebatas Depok saja atau Jakarta saja. Namun, lebih global,” ujar Amalia.

Masih banyak hal yang belum diketahui oleh para pelaku IKM terkait e-commerce dan pasar digital. Dalam pelatihan e-commerce ini, para IKM diajarkan bagaimana mengelola toko online, optimalisasi, penulisan konten marketing, hingga proses digital marketing.

“Untuk bisa bersaing, IKM harus benar-benar memaksimalkan kesempatan ini. Menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan harus diaplikasikan dengan sebaik-baiknya,” lanjut Amalia.

Salah seorang pelaku IKM, Vivi Sumiati, merasa bahwa pelatihan e-commerce ini sangat bermanfaat dan membuka pikiran. Tiga hari belajar bersama GeTI, Vivi merasa masih banyak yang harus diperbaiki.

“Belajar di sini sangat luar biasa, ya. Saya bisa mendapat ilmu yang sangat banyak. Dengan pengajar yang masih muda dan ahli, kami bisa mempelajari semua hal terkait e-commerce dengan cara yang sangat segar mudah dimengerti,” ujar Vivi.

Selain itu, Vivi juga mengakatan sangat beruntung karena belajar bersama GeTI tidak hanya mengandalkan teori. Namun, langsung ada praktik terkait ilmu-ilmu yang telah dipresentasikan.

Untuk ke depannya, Vivi berharap akan banyak kelas yang dibuka oleh GeTI dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok. Baginya, belajar bersama GeTI adalah sebuah pengalaman yang luar biasa dan berbeda dari pelatihan-pelatihan yang pernah ia ikuti sebelumnya.

Untuk program lanjutan, pihak GeTI bersedia menyediakan program pendampingan bagi para IKM. Bentuk pendampingannya pun beragam, seperti mengadakan kuliah Whatsapp, webinar, dan kelas reguler di kampus GeTI.

Related


GETI JALIN KERJA SAMA DENGAN VOKASI UKI UNTUK CIPTAKAN LULUSAN BERKUALITAS DAN ‘SIAP PAKAI’

PT Global Edukasi Talenta Inkubator (GeTI) melakukan kerja sama dengan Fakultas Vokasi Universitas Kristen Indonesia guna meningkatkan kualitas lulusan Fakultas Vokasi


GeTI Bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok Bawa IKM Lebih Maju Melalui E-commerce

“Ini sebagai bentuk dukungan pemerintah Kota Depok untuk membantu para IKM jadi lebih maju dan bisa beradaptasi di era industri 4.0,” ucap Kania.


E-Smart IKM: Kemenperin dan PT ATT Group Akan Dampingi IKM untuk Go Digital

Bogor, 21 Maret 2019 – Kementerian Perindustrian menggelar sebuah seminar bertajuk E-Smart IKM Go Digital 2019 di IPB International Convention Center, Botani Square, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (21/03) pagi


EXPERT LECTURE OF ALIBABA.COM BERBICARA PELUANG BISNIS DI PASAR GLOBAL

“Pembeli di Indonesia dan dunia sudah mencari banyak hal di Alibaba. Namun, di saat yang bersamaan kalian (UKM Indonesia) tidak ada di sana untuk menjual produknya. Kalian sangat rugi sekali!” ujar Zheng.


KEMENDAG DAN PT ATT GROUP AKAN MEMBUAT UMKM INDONESIA JADI ‘JAGOAN’ DI LUAR NEGERI

Dalam beberapa waktu ke depan, Kementerian Perdagangan bersama PT ATT Group akan terus berkeliling Indonesia untuk mencari potensi-potensi terbaik untuk ekspor


GANDENG PT ATT GROUP, DIRJEN PDT INGIN MAJUKAN PRODUK DAERAH TERTINGGAL

“Ketika saya menemukan ada produk yang bagus, lalu kuantitas yang dihasilkan pun melimpah, maka saya mulai bertanya, ‘ini bisa diekspor atau tidak, ya?’”